Thursday, 25 February 2016

KEPADA SIAPA HATI INI????

manusia yang bakal mati kah?
atau kepada dunia yang akan hancur?
atau kepada ALLAH????
atau rasulullah???
 seorang bertanya tentang jodoh nya kerana dia telah berpisah dgn tunangnya yang dia mendapat petunjuk dari istikharahnya...


maka inilah jawapan ku :
melalui apakah petujuk itu datang?
mimpi... ?????
condong hati...?????
atau allah permudah dari Allah,,?????
maka jawpan nya sangt luas dan perbincanagan nya sanagt luas,,

1) DARI MIMPI
maka lihat lah apa yang terjadi dalam nya sama ada mimpi itu petunjuk dari Allah atau dari iblis untuk menipu...
 tafsiran mimpi petunjuk hendaklah kita bertanya kepada ahli nya...

hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata: Dari Nabi bahwa beliau bersabda: Ketika kiamat telah mendekat, mimpi seorang muslim hampir tidak ada dustanya. Mimpi salah seorang di antara kalian yang paling mendekati kebenaran adalah mimpi orang yang paling jujur dalam berbicara. Mimpi orang muslim adalah termasuk satu dari empat puluh lima bagian kenabian. Mimpi itu dibagi menjadi tiga kelompok: Mimpi yang baik, yaitu kabar gembira yang datang dari Allah. Mimpi yang menyedihkan, yaitu mimpi yang datang dari setan. Dan mimpi yang datang dari bisikan diri sendiri. Jika salah seorang di antara kalian bermimpi yang tidak menyenangkan, maka hendaknya dia bangun dari tidur lalu mengerjakan salat dan hendaknya jangan dia ceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. Beliau berkata: Aku gembira bila mimpi terikat dengan tali dan tidak suka bila mimpi dengan leher terbelenggu. Tali adalah lambang keteguhan dalam beragama. Kata Abu Hurairah : Aku tidak tahu apakah ia termasuk hadis atau ucapan Ibnu Sirin. (Shahih Muslim No.4200)
Menurut hadist Nabi diatas, mimpi dibagi dalam tiga bagian yakni :
·         Mimpi yang datang dari Allah. Mimpi ini adalah mimpi yang baik.
·         Mimpi yang datang dari Syaitan. Mimpi ini adalah mimpi buruk
·         Mimpi yang datang dari bisikan diri sendiri (mimpi yang berasal dari keinginan hawa nafsu,karena seperti kita ketahui nafsu itu ada tiga, yaitu nafsu mutmainnah, nafsu lawwamah dan nafsu ammarah -lengkapnya klik disini-.Mimpi seperti ini terjadi kerana pengaruh pikiran. Sesuatu yang kita lakukan atau yang kita khayalkan siang hari atau menjelang tidur itulah yang selalu menjelma ketika kita terlelap)
Kedua jenis mimpi yang terakhir tidak boleh dipercayai. Hadis riwayat Abu Qatadah, ia berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: "Mimpi baik itu datang dari Allah dan mimpi buruk datang dari setan. Maka apabila salah seorang di antara kalian bermimpi yang tidak menyenangkan hendaklah dia meludah ke samping kiri sebanyak tiga kali dan memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatannya sehingga mimpi itu tidak akan membahayakannya" (Shahih Muslim No.4195)
Hadis riwayat Anas bin Malik, ia berkata:Rasulullah bersabda: Mimpi seorang mukmin adalah termasuk satu dari empat puluh enam bagian kenabian. (Shahih Muslim No.4201)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka dia benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat menjelma sepertiku. (Shahih Muslim No.4206)
Hadis riwayat Abu Qatadah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa yang melihat aku dalam mimpi, maka dia benar-benar melihat sesuatu yang benar (hak)". (Shahih Muslim No.4208)
Satu perkara yang perlu disadari bahwa mimpi tidak boleh dijadikan hujjah atas hukum syara (dalam artian mempercayai bahwa mimpi merupakan suatu tanda/isyarat akan terjadinya sesuatu dalam hidup). Ia sekedar berita-berita yang menggembirakan atau bunga tidur. Tidak lebih dari itu. Mimpi yang benar datang dari orang yang tidak pernah berbohong dalam hidupnya. Menurut Ibn Al-Qayyim semakin benar hidup seseorang maka semakin benar pula mimpi yang dialaminya. Selain itu orang yang bermimpi itu hendaklah berada dalam keadaan berwudhu (satu hal yang perlu aku biasakan ...) dan sehingga tertidur dalam keadaan suci, ini sesuai dengan sunnah Nabi.
Tidak semua mimpi dapat ditafsirkan, apa makna yang terkandung didalamnya. Ada kalanya mimpi bagaikan angin lalu namun ada pula yang benar-benar menjadi kenyataan. Seperti kisah Rasulullah SAW.
Dalam suatu riwayat dikisahkan, seorang wanita bertanya,"Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya bermimpi melihat sebagian tubuh baginda berada di rumahku".Baginda menjawab,"Sesungguhnya Fatimah akan melahirkan seorang anak lelaki, kemudian engkau yang akan menyusukannya". Tidak lama kemudian Fatimah melahirkan Hussein dan disusukan oleh wanita tersebut. (Buku Tafsir Mimpi, Ibni Sirin)
Jadi sesungguhnya mimpi itu dapat ditafsirkan, namun tidak semua orang mampu menafsirkan kebenarannya. Mimpi diakui adanya dalam syariat Islam. Sedangkan ilmu untuk mentakwilkan, mentakbirkan atau menafsirkannya masih menjadi perkara ikhtilaf  (masih ada perbedaan pendapat) oleh para ulama. Ada banyak ulama yang ingin mendalami masalah takwil atau tafsir mimpi tetapi tidak banyak diantara mereka yang mengetahuinya.

Al-Imam Ibnu Syahin, dalam mukadimah kitabnya Al-Isyarat Fi Ilmi al-'Ibarat, berkata:
"Islam mencerca ilmu tenung kerena hanya Allah-lah yang mengetahui masalah ilmu ghaib. Saya menghindari ilmu-ilmu seperti itu dan tidak meminatinya, dan saya ingin membuat buku yang dapat menbedah perkara-perkara ghaib yang seharusnya diakui oleh syara, yakni ilmu takwil dan ta'bir mimpi."
(Diolah dari berbagai Sumber)


CONDONG HATI
ini jugak perbahasan ini juga sangat luas dan bnyak...
 bleh bertanya dan brmusyuwarah dgn ahli nya kerana tidak akan ditulis disini..


apa apa pun ingat lah hadis qudsi  ini......

firman Allah:

يَا عَبْدِي أَنْتَ تُرِيدُ وَأَنَا أُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ ، فَإِنْ سَلَّمْت لِي مَا أُرِيدُ أَعْطَيْتُك مَا تُرِيدُ ، وَإِنْ لَمْ تُسَلِّمْ لِي مَا أُرِيدُ أَتْعَبْتُك فِيمَا تُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ 
wahai hambaku, kamu mahukan sesuatu dan aku juga mahu dan tidak akan terjadi sesuatu melainkan apa yang aku mahu... maka jika kamu serahkan apa yang kamu mahu kepada ku akan ku berikan apa yang kamu inginkan,,, dan sekiranya kamu tidak serahkan pada ku apa yang aku mahu.. aku akan penat kan kamu dengan barang yang kamu mahu dan tidak akan terjadi melainkan apa yang aku mahu...
حاشية الصاوي على الشرح الصغير

 { يَا عَبْدِي أَنْتَ تُرِيدُ وَأَنَا أُرِيدُ فَإِنْ سَلَّمْت لِي مَا أُرِيدُ أَرَحْت نَفْسَك وَقَضَيْت لَك مَا تُرِيدُ وَإِنْ نَازَعْتنِي فِيمَا أُرِيدُ أَتْعَبْت نَفْسَك وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ }

الشيخ عليش: فَتْحِ الْعَلِيِّ الْمَالِكِ فِي الْفَتْوَى عَلَى مَذْهَبِ الْإِمَامِ مَالِك

dan sekiranya kamu memilih apa yang kamu sukai daripada petunjuk Allah maka ingat lah

قال الله عز وجل :( كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ) البقرة/ 216
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalab sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetabui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

bersambuang.....

tawakallah pada Allah.....

No comments:

Post a Comment